18 Makanan Yang Bisa Menyelamatkan Jantung Anda

18 Makanan Yang Bisa Menyelamatkan Jantung Anda

Rempah segar
Tambahkan rempah segar kedalam makanan anda, kurangi garam, penyedap rasa buatan, gula, dan lemak. Rempah akan memberikan rasa nikmat masakan anda tanpa akibat buruk bagi kesehatan anda. Memilih rempah ketimbang penyedap buatan pabrik, adalah langkah cerdas bagi jantung anda.

Benarkah kopi mengganggu kesehatan?

Dampak kopi bagi kesehatan

Benarkah kopi mengganggu kesehatan?
Makanan dan minuman berkafein telah menjadi makanan pokok pada kebanyakan makanan saat ini.
Kopi merupakan minuman berkaffein yang paling populer, dengan 80% orang dewasa Amerika meminumnya (1, 2). Di Indonesia, jumlahnya tidak jauh dari itu.
Kafein adalah stimulan alami. Namun, ada yang mengklaim kaffein mengganggu penyerapan nutrisi tertentu, seperti zat besi.
Benarkah demikian? Artikel ini memberikan penjelasan bagi anda dengan lengkap. Selamat membaca.

22 TIPS CARA TIDUR LEBIH CEPAT DAN MUDAH TANPA OBAT


Tidur yang berkualitas sangat penting bagi tubuh dan kualitas hidup yang berfungsi dengan baik.
Beberapa orang tidak memiliki masalah untuk dapat tertidur. Namun, banyak juga yang mengalami kesulitan untuk tidur sepanjang malam.
Tidur yang buruk dapat mempengaruhi banyak hal dalam kehidupan Anda, termasuk belajar, mengingat, mencintai, emosi dan fungsi biologis.
Jika Anda mengalami kesulitan tidur atau ingin mendapatkan tidur yang berkualitas, baca artikel ini sampai selesai.
Berikut adalah 22 tips sederhana untuk membantu Anda tertidur dengan cepat.

Dampak buruk gorengan bagi kesehatan anda

Digoreng, adalah metode memasak  paling umum yang digunakan di seluruh dunia. Ini sering digunakan oleh restoran dan gerai makanan cepat saji sebagai cara cepat dan murah untuk menyiapkan makanan.
Banyak makanan yang digoreng yang populer seperti kerupuk, pisang, tempe, tahu, ikan, kentang goreng, ayam dan pada dasarnya hampir semua makanan bisa digoreng termasuk nasi.
Banyak orang menyukai cita rasa gorengan. Namun makanan ini cenderung tinggi kalori dan mengandung lemak trans, sehingga mengkonsumsi gorengan memiliki efek negatif pada kesehatan Anda.
Artikel ini menjelaskan mengapa makanan yang cepat saji yang digoreng buruk bagi Anda dan memberikan beberapa alternatif yang lebih sehat untuk bisa dipertimbangkan.

10 CARA ALAMI MENGOBATI GEJALA MIGRAIN

Migrain merupakan nyeri kepala yang paling sering dialami kebanyakan orang. Jika Anda mengalaminya,  Anda mungkin mengalami rasa sakit, mual, dan kepekaan terhadap cahaya dan suara. Migrain seringkali di definisiskan dengan sakit kepala sebelah.
Saat serangan migrain, Anda akan melakukan hampir semua hal untuk membuatnya hilang.
Berikut beberapa hal yang dapat anda lakukan untuk mengatasi migrain, atau setidaknya mengurangi durasinya.

Manfaat Luar biasa Mengkonsumsi Cangkang Telur

Bagi sebagian orang, untuk mendapatkan cukup kalsium bisa mereka dapatkan dengan mudah dari makanan.
Namun bagi sebagian yang lain, untuk memenuhi kebutuhan harian saja tidak tercukupi. Hal ini dikarenakan sedang menjalani diet ketat, kekurangan makanan sumber kalsium, atau karena tidak mengetahui sumber kalsium yang bisa dikonsumsi.
Bagi orang-orang ini, sumber kalsium yang murah seperti kulit telur akan sangat berguna.

7 Suplemen Terbaik Sebelum Berolahraga

Banyak orang merasa sulit untuk aktif dan beraktifitas. Kurangnya energi adalah alasan yang umum mengapa hal itu terjadi.
Untuk mendapatkan energi ekstra untuk berolahraga, banyak orang menggunakan suplemen sebelum olahraga.
Namun, banyaknya jenis suplemen yang tersedia dengan berbagai macam kandungan menjadikan sebagian orang mengalami kebingungan.

16 Tips Efektif Menurunkan Berat Badan Setelah Melahirkan

Bagi banyak wanita, mencapai berat badan yang ideal setelah kehamilan bisa menjadi perjuangan.
Hal ini dikarenakan berbagai sebab antara lain memiliki bayi baru, menyesuaikan diri dengan rutinitas baru dan menyembuhkan diri setelah persalinan.
Namun, penting untuk menjaga kesehatan badan, terlebih bila anda berencana untuk hamil lagi di masa depan.
Artikel ini membahas 16 metode berbasis bukti (hasil penelitian) yang dapat Anda gunakan untuk menurunkan berat badan pascapersalinan.

6 Bahaya Kayu Manis Bagi Kesehatan


Kayu manis adalah salah satu bumbu yang terbuat dari kulit kayu pohon jenis Cinnamomum.
Kayu manis sangat terkenal memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan termasuk mengurangi risiko diabetes, kanker dan penyakit jantung (1, 2).
Dua jenis utama kayu manis adalah:
      Cassia   : Disebut juga kayu manis "biasa", ini adalah tipe yang paling sering digunakan.
      Ceylon  : Dikenal sebagai "true cinnamon, Ceylon memiliki rasa yang lebih ringan dan kurang pahit.

DAMPAK BURUK MAKAN SAMBIL BERDIRI BAGI KESEHATAN

BAHAYA MAKAN SAMBIL BERDIRI


Evidence based. 
Saat ini banyak yang menyoroti cara makan seseorang. Baik dengan cara duduk, berdiri, ataupun berbaring. Masing-masing gaya makan memiliki masa tren sendiri sendiri.

Sebagai contoh, gaya makan dengan berbaring, pernah menjadi trend dimasa Romawi dan Yunani kuno. Gaya itu, merupakan gaya makan bangsawan. Gambaran ini dapat kita temukan saat ini di film-film romawi.

Trend saat ini sudah mulai berubah. Sebagian orang memiliki kebiasaan makan sambil berdiri. Makan sambil berdiri mungkin dikarenakan tidak memiliki banyak waktu saat di kantor atau untuk menghemat waktu. Bahakan dalam pesta pernikahan atau yang sejenisnya juga mulai menjadi trend makan sambil berdiri.

8 TIPS DIET UNTUK MEMBANTU MENGATASI ENDOMETRIOSIS

8 TIPS DIET UNTUK MEMBANTU MENGATASI ENDOMETRIOSIS

Penyakit endometriosis diperkirakan telah menyerang sebanyak satu dari 10 wanita di seluruh dunia.
Ini adalah penyakit sistem reproduksi di mana jaringan mirip endometrium tumbuh di luar rahim, di daerah seperti ovarium, perut dan usus. Normalnya jaringan endometrium hanya ditemukan di dalam rahim.
Gejalanya terserang endometriosis meliputi periode nyeri dan perdarahan berat, nyeri saat bersenggama, nyeri saat buang air besar dan kemandulan.
Penyebab endometriosis tidak diketahui, dan saat ini belum ada obatnya.
Namun, makanan tertentu dapat meningkatkan atau menurunkan risiko endometriosis, dan beberapa wanita tidak menegetahui bahwa membuat perubahan diet dapat membantu mengurangi gejala nyeri akibat endometriosis.
Berikut 8 perubahan diet yang bisa membantu dalam mengelola endometriosis.

8 Manfaat Kubis Bagi Kesehatan


Kubis atau sebagian orang menyebutnya sawi putih, memiliki kandungan nutrisi yang luar biasa menyehatkan. Walaupun kandungan nutrisinya sangat bagus, sering kali sawi putih diabaikan di Indonesia karena terlalu banyak sayuran, dan kebanyakan orang tidak mengetahui kandungan nutrisinya yang sangat bagus loh.
Kubis masuk kedalam genus Brasicca dari sayuran. Ini sejenis dengan brokoli, kembang kol, dan kangkung.
ada beberapa jenis dan warna bok choi atau kubis, antara lain putih (paling populer di Indonesia), merah, ungu, dan hijau. Daun dari kubis biasanya berkerut, namun ada juga yang halus.
sayuran ini telah tumbuh di dunia selama ribuan tahun dan dapat ditemukan di berbagai jenis hidangan, termasuk asinan, kimchi, tumis, dan coleslaw.
Selain itu, kubis juga sarat dengan vitamin dan mineral.
Artikel ini mengungkap 9 manfaat kesehatan kubis yang didukung penelitian, walaupun pada artikel ini tidak kami cantumkan jurnal penelitianya.

BAHAYA TERLALU BANYAK KONSUMSI SUPLEMEN VITAMIN C BAGI KESEHATAN

bahaya suplemen vit c


Vitamin C adalah nutrisi yang sangat penting yang berlimpah di banyak buah dan sayuran.

Mendapatkan cukup vitamin ini sangat penting untuk menjaga sistem kekebalan tubuh yang sehat. VITAMIN C juga bermanfaat dalam penyembuhan luka, menjaga tulang Anda tetap kuat dan meningkatkan fungsi otak (1).

Menariknya, beberapa orang mengklaim bahwa suplemen vitamin C memberikan manfaat melebihi yang bisa didapat dari vitamin C yang ditemukan dalam makanan.

PENGOBATAN INFEKSI SALURAN KENCING (ISK) TANPA ANTIBIOTIK


mengobati isk tanpa antibiotik

Infeksi saluran kencing mempengaruhi satu atau lebih area di dalam saluran kemih, termasuk uretra, kandung kemih, ureter, dan ginjal. Infeksi saluran kencing (ISK) sering disebut anyang-anyangan di Indonesia.
ISK terjadi ketika bakteri memasuki saluran kemih dan berkembang biak. Mereka dapat menyebabkan buang air kecil yang menyakitkan dan sering, sakit perut bagian bawah, dan urin berdarah. Lebih dari 8 juta orang terserang ISK setiap tahunya.

MENCEGAH INFEKSI SALURAN KENCING DENGAN CARA ALAMI

AIR SEBAGAI PENYEMBUH


Apakah sahabat advicena pernah mendengar atau mengalami infeksi saluran kencing? Bagaimana rasanya? Sangat tidak nyaman bukan?

Tahukah sahabat semua bahwa 25% wanita mengalami ISK ebih dari sekali?

Infeksi saluran kencing biasanya akan berulang pada seseorang. Ada orang yang sangat sering terkena infeksi saluran kencing. Mengapa demikian bagaimana cara alami dalam mencegahnya? Berikut ulasanya.

SEMUA YANG PERLU ANDA KETAHUI TENTANG INFEKSI SALURAN KEMIH


Apa itu ISK?

Infeksi saluran kemih (ISK) adalah infeksi dari mikroba. Ini adalah organisme yang terlalu kecil untuk dilihat tanpa mikroskop. Sebagian besar ISK disebabkan oleh bakteri, namun beberapa disebabkan oleh jamur dan jarang terjadi oleh virus. ISK adalah salah satu infeksi yang paling umum terjadi pada manusia. Di Indonesia, sebagian orang menyebut ISK dengan anyang-anyangan.

Cara Mendidik Anak Agar Cerdas, Pintar, Mandiri, dan Sukses dimasa Depan.

agar anak cerdas, mandiri , dan sukses


Karena pikirannya masih sempit, anak sering mengemukakan alasan yang konyol. Semua itu harus tetap dihargai, untuk tumbuhkan percaya dirinya.  
Suatu pagi menjelang berangkat sekolah, Rifka as berteriak memanggil ibu di dapur.
"Bu, dimana kaos kakiku? 
"Selalu ribut kaos kaki setiap hari. Kenapa tidak kamu letakkan di tempatnya?" 
"Huuh, orang lupa masak enggak boleh." jawab Rifka ketus.

Agar Anak Mudah Dinasehati dan Patuh Pada Orang Tua

Agar anak patuh dan mudah dinasehati


Menumbuhkan Kepatuhan
Saat ini, sopan santun dan penghormatan antara anak dengan orang tuanya mulai luntur.
Bahkan, ada yang menganggap wajar apabila seorang anak membentak dan memarahi orangtuanya. Mengapakah bisa demikian?

Perilaku anak yang menjadi durhaka kepada orang tua, terkadang bukanlah kesalahan anak semata. Oarnga tua seringkali memiliki peran dalam menjadikan anak durhaka kepadanya. 
Loh Bagaimana bisa demikian?

Mendidik Anak Dengan Benar: Agar Perilaku Anak Menjadi Baik

Agar Anak Mnejadi Semakin Baik

Berikan Anak Kepercayaan
Semua anak memiliki potensi kebaikan, yang baru bisa berkembang jika memperoleh Kepercayaan. 

Haris berlari-lari mengitari ruangan, dari sudut ke sudut, sambil sesekali meraih dan mempermainkan benda benda yang menarik baginya. Kali ini giliran sebuah kursi mungil warna merah yang semula tersembunyi di balik almari, menjadi sasaran permainannya.
Bocah gemuk berusia 6 tahun itu pun segera mendorong kursi tersebut kesana kemari, sambii menirukan derum mobil.  Tentu saja, ulahnya itu membuat malu dan jengkel ibunya, yang sedang bertamu ke rumah tetangganya.
Mulanya sang ibu membiarkan Haris bebas bertingkah, tetapi sekarang tidak. Suaranya sudah cukup mengganggu, dan si pemilik rumah pun nampak mulai terganggu dengan tingkah si anak aktif ini.  
lbu pun mengancam dengan suara tinggi, "Haris, kembalikan kursinya!" , sambil matanya tajam menatap anak semata wayangnya itu. Yang ditegur hanya menoleh sebentar, dan tanpa peduli segera meneruskan aktifitasnya, berimajinasi sedang mengendarai mobil. 
Haris, suaranya ribut sekali. Rusak nanti kursinya. Ayo berhenti! Kembalikan!", tegur ibu untuk kedua kalinya.   Kali ini Haris benar-benar cuek, tak peduli. Bibirnya kian keras menirukan derum mobil dan "gedubrak...." jatuhlah kursi yang ada di tangannya. Kali ini ibu sudah benar-benar naik pitam, berdiri menghampiri Haris sambil berteriak marah, "Apa ibu bilang ... berhenti. Rusak kursi itu nantinya. Berdiri dan kembalikan !"
Didamprat seperti  itu tidak membuat nyali Haris surut. Dengan tajam matanya membalas tatapan ibunya, tangannya erat memegang kursi yang terjatuh di lantai. "Nggak! Nggak mau....!" Melihat reaksi melawan dari anaknya, ibu semakin jengkel dan berusaha memegang tangan anak itu,
 "Anak nakal !". Tetapi kini si anak pun semakin marah, mengibaskan tangannya, menatap ibunya dengan pandangan marah. 

Melihat suasana yang semakin panas antara ibu dengan Haris, si pemilik rumah berinisiatif menengahi. "Nggak..., Haris nggak nakal kok ya. Sudahlah Bu, biarkan saja. Haris kan anak yang bertanggung jawab. Nanti juga kalau sudah selesai bermain akan ia kembalikan sendiri di tempatnya. Bukan begitu, Haris ?"

Sungguh sebuah komentar yang sejuk, membuat Haris terperangah, emosinya mendadak sirna. Dengan tatapan aneh Haris memandang tetangganya  itu, nampak sedang memikirkan sesuatu.  Ajaib, karena sebentar kernudian anak ini pun berdiri, nampak sudah lebih tenang, mengangkat kursi yang terjatuh, mendorongnya sambil matanya menatap ibunya , dan mengembalikan kursi itu ke tempatnya ! 

Kepercayaan Pada Anak

Respon positif yang ditunjukkan Haris, adalah berkat kepercayaan yang diberikan tuan rumah kepadanya. Sebutan sebagai anak yang bertanggung jawab, dan keyakinan bahwa ia akan mengembalikan kursi itu ke tempatnya seusai bermain, benar-benar membuat Haris bersemangat untuk berbuat seperti persangkaan itu. Kepercayaan yang ia terima telah menumbuhkan sebuah energi dan motivasi untuk menjaga kepercayaan tersebut

 
Energi Dahsyat
Kepercayaan merupakan salah satu bentuk pengakuan dari satu pihak kepada pihak yang lain.

Secara alamiyah seseorang yang dipercaya akan berusaha menjaga kepercayaan tersebut dengan sungguh-sungguh. Perasaan seperti itu bukan hanya monopoli orang dewasa, anak-anakpun mempunyai perasaan yang sama. 
Dalam kasus Haris di atas, ia tiba-tiba mempunyai energi yang dahsyat untuk merubah perilakunya. Sang ibupun tak pernah menyangka jika Haris tiba-tiba menjadi anak yang bertanggung jawab, sebagaimana yang diucapkan oleh sang tuan rumah. 

Agar anak menurut


Prasangka, merupakan salah satu manifestasi kepercayaan. Prasangka baik menunjukkan adanya kepercayaan, sebaliknya prasangka buruk menunjukkan ketiadaan kepercayaan. Prasangka baik akan menumbuhkan energi untuk menjaga kepercayaan tersebut, sebaliknya prasangka buruk akan menimbulkan perasaan benci, terhina, dan keinginan untuk berbuat negatif seperti yang diprasangkakan  itu.

Manfaat Kepercayaan


Berprasangka Baik Kepada Anak
Berprasangka baik kepada anak yang berperilaku baik, merupakan pekerjaan mudah. Akan tetapi membangun prasangka baik terhadap anak yang bertingkah buruk, bagaimana memulainya ?

Mendidik Anak SMA

Keragu-raguan seperti inilah yang membuat ibu Haris sulit untuk berprasangka baik kepada anaknya, sebab si anak aktif itu memang sudah sering membuat masalah di mana saja, dan kapan pun juga. 

Untuk menghilangkan keragu-raguan ini, orang dewasa sebaiknya mengadakan feed back, meninjau ulang tentang hal-hal yang berkaitan dengan terbentuknya kepribadian anak.

Pertama, hendaknya diyakini bahwa pada awalnya semua anak terlahir dalam fitrah yang bersih seperti kertas putih. Orang tualah yang paling banyak berperan mengarahkannya, menjadi anak yang berkepribadian baik atau buruk. 

Kedua, banyak faktor luar seperti teman, guru dan lingkungan rumah yang turut memberikan pengaruh pembentukan kepribadian anak tersebut. 

Ketiga, metode pendidikan yang diterima anak tidak kalah besar pengaruhnya. Pola asuh yang dilakukan oleh orang tua, guru di sekolah, bahkan kakek nenek serta saudara yang lain pun turut memberi andil yang tidak kecil dalam pembentukan kepribadian anak. 

Keempat, di luar faktor-faktor di atas, masih banyak faktor lagi yang bersifat kondisional, yang menyebabkan anak nampak tak sempurna di mata orang tua. 

Di luar keempat faktor di atas, yang perlu disadari bahwa setiap anak yang lahir membawa egosentrisme, yang selalu mendorongnya memilih setiap yang menyenangkan dirinya sendiri.
Fitrah anak-anak adalah semaunya sendiri, tidak peduli kepada orang lain. Adalah tugas orang tua dan guru untuk menghapus sisi negatifnya, karena anakanak tidak mampu menghilangkannya sendiri. jika usaha orang tua belum berhasil, janganlah kesalahan itu ditimpakan kepada anak-anak. 

Masalah ini menjadi penting diketahui, sebab seburuk apapun perangai, sikap, perilaku, dan kepribadian anak, sesungguhnya bukan mutlak kesalahan anak itu sendiri.

Banyak faktor eksternal yang ikut membentuk kepribadiannya, disamping faktor bawaan sejak lahir. Karenanya, tidak ada alasan bagi orang tua untuk ragu-ragu memberi kepercayaan kepada anak-anaknya. Apalagi kepribadian mereka sesunguhnya masih dalam proses pembentukan, maka inilah kesempatan yang baik untuk memberi kepercayaan kepada anak, agar mereka tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri.

Anda wajib baca:
        



Kesalahan Orang Tua Yang Membuat Anak Jadi Bandel

Kesalahan orang Tua dalam mendidik anak


Orang Tua Bukan Polisi
Orang tua bukan polisi yang hanya bertugas mencari kesalahan orang dan menghukumnya. Bukankah lebih baik mencari kebaikan anak dan memberinya pujian?  

Menjadi Polisi yang Menakutkan

 Menjadi "polisi" bagi anak merupakan tindakan salah tapi kaprah. Salah karena tindakan itu sudah terlambat, anak sudah melakukan kesalahan baru diributkan. Kaprah karena tindakan ini paling sering dilakukan oleh kebanyakan orang tua, baik ibu maupun ayah.

Mereka baru bertindak ketika kesalahan telah dilakukan oleh anak, bukan mencegah, mengarahkan, dan membimbing sebelum kesalahan terjadi. 


Sebelum membuat aturan, orang tua hendaknya mempertimbangkan tingkat perkembangan kejiwaan anak, jangan diukur dengan ukuran orang dewasa.

Orang tua hendaknya menyadari bahwa dunia anak jauh berbeda dengan dunia orang dewasa. Karenanya ketika menetapkan, apakah perilaku anak dinilai salah atau benar, patuh atau melanggar, jangan sekali-kali menggunakan tolok ukur orang dewasa. Orang tua bukan polisi. 


  Positif dan Negatif tak Seimbang

Para polisi ini, adalah orang tua yang lupa tidak memberikan perhatian positif ketika anaknya berbuat baik. Tidak memberi pujian, ciuman, senyuman, anggukan kepala, bahkan menoleh pun tidak, ketika anaknya mandi tepat waktu, ketika sarapannya habis tak bersisa, ketika membuang bungkus permen di tempat sampah, atau ketika sesekali menutup pintu dengan pelan. 

Yang mereka perhatikan hanya ketika anak membanting pintu, menumpahkan minuman di lantai, mengotori dinding dengan kakinya, terlambat mandi, lupa membereskan mainan, membiarkan sikat gigi kotor di bak mandi, handuk yang tak tergantung di tempatnya, dan masih berderet-deret lagi kesalahan yang terlihat.

Kesemuanya ini segera  disambut dengan perhatian negatif, berupa teguran, kata-kata keras, ancaman, perintah, hingga hukuman.  Yang terjadi kemudian adalah ketidakseimbangan antara banyaknya perhatian positif dengan negatif. Terlalu banyak perhatian negatif, tidak sebanding dengan perhatian positif. 


Menjadi Penentang, Penggoda, atau Selalu Terlambat?

 Ada dua kemungkinan reaksi anak dalam menghadapi orang tua yang berperan sebagai polisi tadi. Kemungkinan pertama, anak-anak akan belajar untuk selalu menjadi penentang, sebisa mungkin mereka mengelakkan dari kekuasaan orang tua. 

Dari kelompok penentang ini dapat digolongkan menjadi 3 tipe.


Pertama, tipe penentang aktif.

Mereka menjadi keras kepala, suka membantah dan membangkang apa saia kehendak orang tua. Mereka marah karena orang tua tak menghargai dirinya sebagai manusia. Untuk melawan jelas tak bisa, karena sang "Polisi" punya kekuatan besar. Maka jalan yang dipilihnya adalah menyakiti hatinya.

Mereka akan senang jika orang tua menjadi jengkel dan marah karena ulahnya, semakin bertambah emosi orang tua, semakin senang mereka, bahkan rela dihukum asal bisa membuat orang tua jengkel.  Bisa jadi anak-anak itu memang menangis kesakitan sewaktu hukuman ditimpakan kepadanya.

Tapi percaya atau tidak, sebenarnya ada perasaan puas melihat "Polisi" jengkel dan kalang kabut. Kalaupun mereka tak kuat menahan hukuman, mereka akan mencari cara lain untuk membuat marah orang tua! 


Kedua, tipe pemberontak dengan cara halus.

Sadar bahwa tubuh kecilnya tak mampu menandingi kekuatan "polisi" yang tak lain orang tuanya sendiri, mereka memilih sikap diam, tapi tidak juga mengikuti perintah. Seperti saat ibu mengajar Udin untuk selalu buang air di WC.

Gaya ibu yang main perintah seperti polisi membuat Udin makin senang buang air besar di celana. 

Manakala ibu mengetahuinya, meledak-ledak kemarahannya. lbu menjadi semakin ketat melatih Udin duduk di WC, Udin pun belagak patuh.

Tetapi biar berpuluh-puluh menit berlalu, Udin tak juga mengeluarkan hajat. lbu akhirnya menyerah, Udin diizinkan keluar kamar mandi dengan pertimbangan memang belum waktunya melepas hajat' tetapi ternyata 5 menit kemudian Udin kembali buang air besar di celana. 


"Orang tua bukan polisi yang hanya bertugas mencari kesalahan orang dan menghukumnya. Bukankah lebih baik mencari kebaikan anak dan memberinya pujian?"


Ketiga, tipe selalu terlambat.

Anak-anak seperti itu baru mau mengerjakan suatu perintah setelah terlebih dahulu melihat orang tuanya jengkel, marah, dan mengomel karena kemalasannya. Untuk menghabiskan semangkuk nasi saja mereka butuh waktu satu jam, itupun harus diiringi omelan ibunya secara terus menerus. lbu harus pula mengikuti kemana saja perginya si anak untuk menyuapinya.

Mereka akan pergi mandi beberapa menit sebelum saat Maghrib, setelah ibunya capai teriak-teriak menyuruh mandi semenjak usai Ashar. 

Mereka juga seringkali tergopoh-gopoh saat berangkat sekolah, bahkan mereka terlambat. Bukan karena banyak pekerjaan yang harus mereka selesaikan tetapi mereka sengaja terlambat. Kalaupun bangun pagi beberapa menit lebih awal pun masih tetap terlambat.

Karena mereka sudah terbiasa menunda-nunda pekerjaan dan baru kelabakan saat jam berangkat telah tiba.






Pendidikan Terbaik Untuk Anak #2



Pendidikan terbaik bagi anak dari orang tua adalah dengan kelembutan. Mengapa?

Membuktikan Cinta Ibu
Anak tidak bisa merasakan dan menikmati cinta dan kasih sayang orang tua, jika tidak dibuktikan. Bagaimana membukfikannya ? 

“..... satu kunci paling ampuh dalam ilmu mendidik anak adalah dengan berlaku lemah lembut penuh cinta kasih, walau dalam keadaan marah sekalipun”

Keterlaluan!" Kata ibu suatu ketika "Disuruh mengembalikan sepatu ke tempatnya, eh malah berani mengata-ngataiku".
Di waktu lain, Bu Didin bercerita tentang Andri yang tak pemah mau merapikan kasur, tak juga membereskan kamamya sendiri. Pokoknya hampir seluruh permintaan ibunya tak dilakukan, menyebabkan terjadinya pertengkaran demi pertengkaran yang biasanya terjadi saban hari. 

Saat itu Andri baru saja selesai bermain mobil-mobilan dengan dua temannya. Diapun dengan santai melangkah hendak pergi meninggalkan dua belas mobil-mobilannya berserakan di ruang tengah, ibunya spontan menegur, "Andri, bereskan dulu mainanmu."  "Nanti saja Bu!" kata Andri santai saja. 
"Hei! Ayo kembali. Rapikan dulu ruang tengah! Dasar bandel. Bisanya membantah saja," kata ibu. Nada suaranya meninggi.  "Nanti Bu, aku ditunggu teman-teman di luar itu lo," Andri menjawab jengkel. 
"Berapa puluh kali harus lbu katakan, kau harus membereskan mainanmu sendiri. Kau ini memang anak malas," sergah ibu. 
Didamprat ibunya seperti itu tak membuat Andri surut, la justru mengeluarkan maki-makian dari mulutnya sambil tetap melenggang santai. 

Sulit dibayangkan, ada anak yang begitu berani terhadap ibunya. Bahkan dari sorot mata si bocah cilik itu tampak sekali terbersit kebencian dan kemarahan yang luar biasa. Adakah si ibu membenci anak satu-satunya itu? Besar kemungkinan, tidak. Yang telah teriadi hanyalah kesalahpahaman antara ibu dan anak.

Bu Didin mencintai Andi, itu dikatakannya ratusan kali pada siapapun. Akan tetapi sayang, temyata nyonya muda ini salah dalam mengkomunikasikan rasa sayangnya. Gara-gara sikapnya yang emosional dan perkataannya yang kasar, anak tak menangkap adanya suasana kasih sayang. 

Mengapa Harus Lembut?
Rasulullah mengibaratkan anak seperti kertas putih bersih, tergantung pada orang tuanya, mau ditulis dengan tinta wama merah, hijau, atau jingga. Orang tua terlalu cepat memvonis nakal, malas, bandel atau bahkan durhaka terhadap anak-anaknya sendiri, padahal merekalah yang paling dominan membentuk karakter dan kepribadiannya.

Kalaupun itu benar, bukankah para, orang tua yang lebih bertanggung jawab atas sifat- sifat buruk itu?  Realitas ini perlu diketahui, sebab sering terjadi, orang tua yang sangat mencintai anaknya harus kecewa melihat kenyataan si anak menjadi bengal dan pembantah. Orang tua merasa telah mengorbankan apa saja demi anaknya, tapi justru mereka menjadi pemberontak.

Para orang tua banyak yang salah memilih metode pendidikan. Sebagian orang tua menganggap bahwa untuk meluruskan sikap anak yang kurang baik harus ditempuh cara-cara yang keras, seperti menghukum, berkatakata keras dan kasar. Cara seperti itu tak mungkin berhasil, malah sebaliknya dapat menimbulkan dendam pada diri anak. 

Dalam Al-Qur'an Allah mengingatkan secara khusus kepada Nabi Muhamma'd saw agar meninggalkan cara-cara kasar, sebab kekasaran bukan mendekatkan ummat kepadanya, tapi justru akan menjauhkannya.

Allah berfirman:  Maka karena rahmat dari Allah, engkau bersikap lemah lembut terhadap mereka, sekiranya engkau berlaku keras dan berhati kasar, tentulah mereka menjauh dari sekitarmu. Maka maafkanlah mereka dan mohonkan ampun bagi mereka, dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam sesuatu urusan. (QS. Ali Imraan: 159) 

Meskipun ayat ini ditujukan kepada Nabi dalam membina ummatnya, tapi pembinaan itu bersifat universal. Ayat di atas juga berlaku bagi orang tua dalam mendidik anak-anaknya. jika mereka ingin agar anaknya lebih mendekat, maka jalan yang mestinya ditempuh adalah mendidik dengan lemah lembut, tidak keras dan kasar. 

"Sifat dasar manusia akan mengalami gejolak perasaan menghargai yang amat dalam terhadap orang lain yang menawarkan kebaikan hati kepadanya. Hal ini menciptakan perasaan wajib untuk membalas kebaikan orang tersebut.”

Berbuat lembut kepada anak, sama sekali bukan berarti harus menuruti semua permintaan anak. Orang tua terlebih dulu memahami pendapat dan keinginan anak yang sering konyol serta tidak masuk akal, kemudian dengan penuh kasih sayang mengarahkannya untuk mengerti batas antara boleh dan tidak. 

Perkataan kasar dan pemberian hukuman, adalah hal yang tidak diingini semua anak, walaupun menurut orang tua semua itu demi kebaikan anak semata. Yang dirasakan anak hanyalah bahwa kemarahan itu menjadi bukti ketidak senangan orang tua kepadanya.

Maka, satu kunci paling ampuh dalam ilmu mendidik anak adalah dengan berlaku lemah lembut penuh cinta kasih, walau dalam keadaan marah sekalipun

Menawarkan Kebaikan
 "Anak biasanya memberikan tanggapan (reaksi) yang lebih baik bila di beri senyum dan diajak bicara dengan sikap hangat dan penuh kasih sayang," tulis Dr. Bursteln dalam buku Dr Bursteln's Book on Children.

Sidney D. Craig pun menegaskan pendapat itu dengan didukung bukti dan argumentasi yang kuat. Orang tua harus tetap menunjukkan kasih sayang walau di saat anak sedang melakukan kesalahan.
Justru itulah saat yang tepat untuk menunjukkan rasa cinta kasih.  "Sifat dasar manusia akan mengalami gejolak perasaan menghargai yang amat dalam terhadap orang lain yang menawarkan kebaikan hati kepadanya,"kata Sidney dalam Raising your Child, not by force by love. Hal ini menciptakan perasaan wajib untuk membalas kebaikan orang tersebut. 

Sungguh menarik untuk disadari bahwa 14 abad silam, Nabi Muhammad SAW sudah menerapkan teori itu kepada siapapun.
Beliau mengampuni kaum Quraisy saat Fathul Mekah. Padahal merekalah yang dulu menghina dan menyiksa kaum muslimin. Beliau justru mendoakan kebaikan bagi orang-orang Thaif yang menghujani beliau dengan cercaan serta lemparan batu. 
Beliau juga menjenguk dan mendoakan kesembuhan wanita kafir yang sakit padahal wanita itu sangat buruk perilakunya kepada Nabi. Tindakan beliau yang selalu mencerminkan kelembutan dan kasih sayang itulah yang memberi andil masuk Islamnya tokoh-tokoh penting kaum kafir.

"Anak biasanya memberikan tanggapan (reaksi) yang lebih baik bila di beri senyum dan diajak bicara dengan sikap hangat dan penuh kasih sayang,"

Pahami Alasan Anak
Perintah bersikap lembut juga berlaku bagi orang tua yang menginginkan anaknya patuh.

Perilaku inilah yang rupanya tidak dimiliki oleh Bu Didin. Wanita ini memang bertipe perfeksionis, ingin semuanya serba sempurna. Dia mengharapkan anaknya bisa patuh seketika. Sifatnya yang kaku dan tidak sabaran mengakibatkannya segera bereaksi dengan kata-kata kasar disertai ancaman ketika anaknya melakukan sedikit kesalahan.

“Tak usah menjelek-jelekkan anak, tak usah pula mengungkit-ungkit kesalahan mereka yang sebenarnya mereka sendiripun sudah tahu, bicaralah dengan lembut dan nada yang tenang, sambil tetap memberi senyuman”

Padahal kesalahan bagi anak-anak itu wajar, karena mereka masih dalam proses belaiar.  Perlu diketahui bahwa semua anak mempunyai harga diri sebagaimana orang dewasa. Mereka tidak ingin harga dirinya diinjak-injak, walaupun oleh orang tuanya sendiri. Mereka tetap ingin menjaga harga dirinya, walaupun harus dengan cara melawan.
Inilah hakekat manusia yang tidak hanya berlaku pada orang dewasa saja, tapi juga buat anak-anak. 

Anak-anak mempunyai dunia sendiri. Salah dan benar mestinya diukur dari dunia mereka dan disesuaikan dengan tingkat perkembangan kejiwaannya. Bisa jadi menurut orang tua tindakan anaknya merupakan kesalahan fatal, tapi menurut anak-anak, hal itu bukan kesalahan.

 Mereka mempunyai alasan sendiri, kenapa begitu. Sebab ia hendak membereskannya nanti sepulang dari bermain. Sedang sekarang ia harus bergegas agar tak tertinggal teman-temannya yang sedang menunggu.
Celakanya, niat yang menurutnya baik itu ternyata dinilai ibunya salah. Akibatnya ia harus menerima hukuman kehilangan uang saku. 

Bandingkan akibatnya, bila Bu Didin saat itu keluar menemui teman-teman Andri dan meminta dengan lembut untuk menunggu sebentar, kemudian digandengnya Andri ke ruang tengah sambil berkata,"Yuk ibu temani kamu membereskan mainan. Kamu kan biasanya menyukai rumah yang bersih dan rapi." 

Tak usah menjelek-jelekkan anak dengan tuduhan malas dan bandel, tak usah pula mengungkit-ungkit kesalahan mereka yang sebenarnya mereka sendiripun sudah tahu, bicaralah dengan lembut dan nada yang tenang, sambil tetap memberi senyuman.

Menahan Emosi?

Kekasaran kata-kata dan kebiasaan marah, bisa dikarenakan orang tua tidak mampu menahan emosi. Padahal ketika berada dalam kondisi jiwa yang stabil, tidak terlalu sulit untuk bisa bersabar dan berlemah lembut. Sayangnya, tugas dan kewajiban menangani tugas rumah tangga yang begitu berat, sebagai sebuah rutinitas yang membosankan, dan menghabiskan waktu lama dapat memperlemah kondisi kejiwaan ibu, sehingga menjadi emosional dan cepat marah.

“....para orang tua sebaiknya merubah karakter kasar yang merugikan, sebelum menularkannya kepada anak-anaknya...”

Dibandingkan berbagai jenis pekerjaan lain, profesi ibu rumah tangga memang memiliki resiko kebosanan tingkat tinggi. Karena ibu harus menempuh profesi tersebut selama 24 jam dalam sehari, di kantor yang juga rumahnya, hanya bisa berpindah-pindah dari kamar ke kamar semata.

Orang-orang yang ditemuinya pun tak berganti dari hari ke hari, selama bertahun-tahun !
Kondisi pekerjaan yang mengenaskan ini lebih diperparah lagi dengan ketidakpedulian suami serta masyarakat yang kerap melupakan , tidak mempedulikan kerja berat ibu atau isteri. Masyarakat masih menilai pekerjaan rumah tangga sebagai urusan domestik yang sepele dan rendah. 

Konflik antara suami istri ikut meramaikan suasana rumah, membuat keadaan menjadi lebih panas. Banyak kaum ibu yang tak memiliki penyaluran yang baik untuk meredam emosinya, sehingga menjadikan anak sebagai sasaran pelampiasan emosi. 

Ada pula ayah ibu yang berperilaku kasar karena watak dan karakter dasar yang membentuk kebiasaan hidupnya. Mereka yang dibesarkan dengan disiplin militer yang keras, misaInya, besar kemungkinan akan tumbuh dengan kepribadian kaku dan keras.
Ada kecenderungan orang tua semacam itu akan berlaku keras dan kasar kepada anak-anaknya. 

Selain itu, karakter kasar bisa terbentuk oleh lingkungan, terpengaruh oleh adat budaya masyarakatnya yang memang kasar. Beberapa suku bangsa di Indonesia memiliki budaya hidup yang lebih keras dan kasar dibanding suku yang lain.

Penyebabnya bisa jadi karena tantangan hidup yang dihadapinya mengharuskan mereka berperilaku seperti itu.  Karakter dasar yang keras, kasar dan emosional tersebut bisa jadi akan merusak pola pendidikan anak. Itu sebabnya, terhadap dirinya sendiri, para orang tua sebaiknya bermuhasabah, melakukan instropeksi, dan mampu merubah karakter kasar yang merugikan tadi, sebelum menularkannya kepada anak-anaknya. 

Ajaran Islam telah memberikan beberapa patokan pergaulan hidup yang beradab, jika patokan tersebut dipenuhi, akan mampu mengalahkan pengaruh adat budaya yang negatif tadi.

Beberapa aturan telah diajarkan Islam, seperti larangan mengeraskan suara kepada orang yang lebih tua, larangan bagi wanita untuk melengkingkan suara, anjuran untuk segera berwudhu jika marah, hingga larangan memanggil teman dengan gelar dan sebutan yang jelek.


Baca Juga:


---

DIET SEHAT

More »

HASIL PENELITIAN

More »

PARENTING

More »

HIDUP SEHAT

More »