12 MANFAAT MINYAK IKAN, FAKTA DAN MITOS YANG WAJIB KITA KETAHUI

fakta tentang manfaat minyak ikan


Kita sering mendengar tentang minyak ikan. Bahkan sebagian ibu-ibu setiap hari memberikan minyak ikan kepada anak-anaknya dengan berbagai macam tujuan.

Iklan di media massa maupun media elektronik turut menyebarkan opini di masyarakat.

Namun, apakah semuanya itu benar? Bagaimana hasil penelitian yang sebenarnya tentang manfaat minyak ikan?

Baca artikel berikut dan anda akan tahu.

Minyak ikan berasal dari ikan berlemak, juga dikenal sebagai ikan berminyak; Khususnya jaringan ikan seperti ikan trout, makarel, tuna, herring, sarden, dan salmon.

Fillet ikan berminyak mengandung minyak hingga 30 persen, namun angka ini bervariasi.

Selain asam lemak omega-3, ikan berminyak merupakan sumber vitamin A dan D. Whitefish (ikan putih) juga mengandung nutrisi ini, namun pada konsentrasi yang jauh lebih rendah.

Pakar kesehatan umumnya mengatakan kepada orang bahwa ikan berminyak memiliki lebih banyak manfaat kesehatan daripada ikan putih.


Namun, rekomendasi mereka tidak pernah terbukti terbukti dalam uji coba klinis yang besar.

Banyak lemabaga kesehatan yang merekomendasikan agar kita mengkonsumsi ikan berminyak dengan alasan kesehatan. Namun, setelah dilakukan penelitian selama 10 tahun terahir, ditemukan hasil manfaat minyak ikan yang beragam.

Kebanyakan orang tidak mengerti jika minyak ikan berbeda dengan minyak ikan cod. Minyak ikan berasal dariekstraksi daging ikan laut berminyak seperti tuna, makarel, salmon, dan herring. Sedangkan minyak ikan cod hanya di ekstraksi dari hati ikan cod.

Minyak ikan mengandung sejumlah asam lemak omega-3 yang lebih tinggi daripada minyak ikan cod, namun jumlah vitamin A dan D lebih rendah.

Fakta seputar minyak ikan


Berikut adalah beberapa fakta penting seputar minyak ikan:
        Minyak ikan dan minyak ikan cod adalah senyawa terpisah tapikebanyakan orang tidak tahu
        Tidak semua klaim kesehatan mengenai minyak ikan telah didukung oleh penelitian
        Asam lemak omega-3 yang ditemukan dalam minyak ikan dapat melindungi jantung dari tekanan mental
        Apakah minyak omega-3 bisa mengurangi risiko demensia masih diperdebatkan


Asam lemak omega-3 adalah jenis lemak yang biasa ditemukan pada tumbuhan dan kehidupan laut. Ada dua jenis yang banyak terdapat pada ikan berlemak:

Eicosapentaenoic acid (EPA) merupakan asam lemak omega-3 yang ditemukan pada ikan berlemak. Ketika orang menyebut asam lemak omega-3 pada ikan, mereka biasanya mengacu pada EPA.

DHA (asam docosahexaenoic) adalah asam lemak omega-3 yang merupakan komponen utama retina manusia (di mata), sperma, dan korteks serebral (di otak).

40% dari semua asam lemak tak jenuh ganda (PUFA) di otak terdiri dari DHA. DHA juga membentuk 60 persen PUFA di retina dan setengah dari berat membran plasma neuron. Selain itu, ASI kaya akan DHA.

 12 manfaat dan mitos seputar minyak ikan

Selama 10 tahun terakhir, ada puluhan studi tentang minyak ikan dan minyak omega-3. Beberapa telah mendukung klaim kesehatan, sementara yang lain tidak.

1) Multiple sclerosis (MS)
Minyak ikan dipercaya baik bagi  orang dengan MS. Namun, penelitian yang dilakukan oleh peneliti dari University Hospital di Bergen, Norwegia, menemukan bahwa asam lemak omega-3 tidak membantu orang dengan MS.

2) Kanker prostat
Sebuah penelitian menemukan bahwa minyak ikan dapat mengurangi risiko pengembangan kanker prostat jika diikuti diet rendah lemak; Namun, tingkat omega-3 lain yang terkait dengan risiko kanker prostat yang lebih tinggi.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of National Cancer Institute menemukan bahwa asupan minyak ikan yang tinggi meningkatkan risiko kanker prostat letak tinggi sebesar 71 % dan semua kanker prostat sebesar 43 %.

3) Depresi post-natal (post partum)
Minyak ikan yang dikonsumsi selama kehamilan dapat membantu melindungi ibu dari depresi pascamelahirkan. Menurut Dr. Michelle Price Judge dari University of Connecticut School of Nursing: "Konsumsi DHA selama kehamilan pada tingkat yang cukup didapat dari makanan memiliki potensi untuk mengurangi gejala depresi pascamelahirkan."

4) Manfaat kesehatan mental
Sebuah studi percontohan yang dilakukan pada tahun 2007 menunjukkan bahwa minyak ikan dapat membantu orang muda dengan masalah perilaku, terutama mereka yang memiliki gangguan perhatian karena hiperaktif .

Penelitian selama 8 minggu tersebut menunjukkan bahwa anak-anak yang mengkonsumsi 8-16 gram EPA dan DHA per hari, menunjukkan perbaikan signifikan dalam perilaku mereka (dinilai oleh orang tua mereka dan psikiater yang bekerja dengan mereka).

5) Manfaat memori
Asupan asam lemak omega-3 dapat membantu meningkatkan memori kerja pada orang dewasa muda yang sehat, periset melaporkan dalam jurnal PLOS One.

Namun, manfaat minyak ikan bagi orang yang lanjut usia tidak memberikan dampak yag signifikan. Penelitian di Universitas Lowa menunjukkan tingkat omega-3 tidak bermanfaat bagi penurunan kognitif pada wanita lanjut usia.

6) Manfaat jantung
Asam lemak omega-3 yang di dapatkan dari minyak ikan dapat melindungi jantung dari tekanan mental.

Sebuah studi yang dipublikasikan di American Journal of Physiology mengungkapkan bahwa orang yang mengonsumsi suplemen minyak ikan selama lebih dari 1 bulan telah memperbaiki fungsi kardiovaskular selama tes stres mental.

7) Perlindungan dari penyakit Alzheimer
Selama bertahun tahun, konsumsi minyak ikan dikatakan menbantu mencegah penyakit alzheimer. Namun penelitian besar yang dilakukan tahun 2010 menemukan bahwa minyk ikan tidak memberikan dampak signifikan bagi pencegahan alzheimer.

Ini berbeda dengan penelitian tahun 2007 yang menyatakan bahwa konsumsi omega-3, minyak ikan, buah dan sayuran mencegah demensia (pikun) dan alzheimer.

8) Perlindungan dari kehilangan penglihatan
Mengkonsumsi DHA yang terdapat dalam minyak ikan yang cukup, mampu melindungi seseorang dari kehilangan penglihatan terkait dengan bertambahnya usia.  Peneliti Kanada melaporkan hasil penelitianya dalam jurnal Investigative Ophthalmology & Visual Science.

9) Epilepsi
Sebuah penelitian tahun 2014 yang diterbitkan dalam Journal of Neurology, Neurosurgery & Psychiatry mengklaim dengan mengkonsumsi minyak omega-3 dosis rendah setiap hari, pasien epilepsi dapat berkurang frekuensi kejangnya.

Tim peneliti di University of California-Los Angeles (UCLA) School of Medicine, mengatakan temuan mereka mungkin sangat berguna bagi pasien epilepsi yang tidak lagi berespon dengan obat.

10) Skizofrenia dan gangguan psikotik (gangguan jiwa)
Penelitian yang dilakukan terkait masalah kejiwaan menemukan bahwa  asam lemak omega-3 yang ditemukan dalam minyak ikan efektif untuk mengurangi risiko psikosis.

Penelitian yang dipublikasikan di Nature Communications, merinci bagaimana intervensi 12 minggu dengan suplemen omega-3 secara substansial mengurangi risiko jangka panjang untuk mengembangkan gangguan psikotik.

11) Manfaat untuk janin
Konsumsi omega-3 sangat baik bagi perkembangan janin. Hal ini dikarenakan  membantu meningkatkan perkembangan kognitif dan motorik janin.

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan pada tahun 2008, para ilmuwan menemukan bahwa konsumsi omega-3 oleh ibu selama 3 bulan terakhir kehamilan memperbaiki perkembangan sensorik, kognitif, dan motorik bayi

12. Apakah suplemen minyak ikan menawarkan manfaat jantung?

Banyak orang percaya bahwa konsumsi tinggi minyak omega-3 bisa bermanfaat bagi jantung. Namun, penelitian telah menghasilkan hasil yang berbeda-beda.

Manfaat bagi jantung ditemukan dalam sebuah penelitian 2011, yang dilakukan oleh para periset di Michigan Technological University, menemukan bahwa konsumsi minyak ikan dapat memperbaiki aliran darah dengan mengurangi kadar trigliserida, serta memperlambat laju pertumbuhan plak aterosklerotik penyebab sakit jantung dan stroke.

Namun 20 penelitian yang melibatkan hampir 70.000 orang, tidak menemukan bukti kuat yang menghubungkan suplemen minyak ikan dengan risiko serangan jantung dan stroke.

Minyak ikan membantu pasien dengan stent (ring) di jantung

Orang-orang dengan penyakit jantung dan terpasang ring di jantung mereka yang mengonsumsi dua obat pengencer darah serta asam lemak omega-3 ditemukan memiliki risiko serangan jantung lebih rendah dibandingkan dengan yang tidak menggunakan minyak ikan.

Bagaimana di Jepang yang biasa konsusmsi ikan?

Ikan memiliki manfaat bagi jantung

Peneliti dari University of Pittsburgh Graduate School of Public Health melakukan penelitian mengapa kejadian penyakit jantung di Jepang jauh lebih rendah daripada di Amerika, Kanada, Eropa Barat, dan Australia.

Mereka melaporkan bahwa konsumsi ikan omega-3 di Jepang jauh lebih tinggi daripada di negara maju lainnya. Penulis percaya bahwa ini adalah penyumbang utama tingkat penyakit jantung yang relatif rendah.

Penulis utama studi Dr. Akira Sekikawa mengatakan:
"Studi kami menunjukkan bahwa kadar asam lemak omega-3 yang sangat tinggi memiliki sifat kuat yang dapat membantu mencegah penumpukan kolesterol di arteri. Meningkatkan asupan ikan hingga dua kali seminggu untuk orang sehat saat ini direkomendasikan di Amerika Serikat.
Studi kami menunjukkan asupan ikan yang jauh lebih tinggi yang diamati di Jepang mungkin memiliki efek anti-aterogenik yang kuat. "

Pria dewasa Jepang mengkonsumsi sekitar 3,75 ons (100 gram) ikan setiap hari.

Makanan apa yang kaya  omega-3?

• Ikan asin, herring,  sarden, salmon, dan makarel
• Spirulina
• Kenari ( Biji kenari, bukan burubg kenari)
• Telur
• Biji lobak
• Kemangi segar

• Sayuran hijau tua berdaun hijau, seperti bayam


EmoticonEmoticon