9 Cara Stimulasi Agar Anak Cepat Berjalan


Betapa bahagianya ayah bunda ketika melihat buah hati anda tumbuh dan berkembang dengan baik. Salah satu indikator tumbuh kembang yang baik adalah ketika anak anda mampu berjalan sesuai dengan tahapan kemampuanya.

Secara umum buah hati anda akan berjalan pada kisaran usia 10 sampai 15 bulan. Beberapa anak ada yang lebih cepat atau ada pula yang sedikit mundur.

Beberapa anak ada yang berjalan lebih awal namun, berbicara kurang jelas ataupun sebaliknya.

Berikut kami sajikan cara agar buah hati anda cepet berjalan. Tentu yang perlu diperhatikan adalah stimulasi ketika memang usia sudah sekitar 10 bulan.
1. Biarkan Buah Hati Bebas
Hal paling dasar adalah ayah dan bunda memberikan kesemapatan pada buah hati agar bebas.
Jangan terlampau sering menggendongnya atau menaruh bayi dalam stoller.
Dengan dibiarkan bebas, buah hati anda akan belajar mengeksplorasi kemampuan untuk mencoba berjalan.
Ayah bunda cukup mendampingi dan mengawasi si kecil saja ya..

2. Stimulasi saat usia anak 10 bulan
Pada usia 10 bulan anak sudah bisa ayah bunda stimulasi.
Stimulasi dengan melatih si buah hati untuk berdiri.
Latih si buah hati berdiri dalam kurun waktu 20 detik pada awalnya. Dan tingkatkan durasi pada tahap selanjutnya.

3. Bantu Anak Berjalan
Saat anak sudah mampu berdiri tegak, ayah bunda sudah boleh mengajari agar anak mulai berjalan.
Ayah bunda bisa menuntunya agar buah hati lebih cepat berjalan.
Ketika buah hati jatuh, usahakan bunda jangan berteriak menyambutnya, tetap tenang dan hibur denga suara komunikatif.
Saat anak jatuh kemudian di sambut suara keras dari bunda (karena kaget dan ingin segera menolong) justru membaut buah hati takut..

4. Dorong dengan Mainan

Pancing anak agar mau menambah jarak temuh saat latihan jalan setiap 3 hari. Bunda bisa gunakan mainan kesukaanya untuk memancing anak mau berjalan menggapainya.

5. Jangan memberikan sepatu atau sandal berbunyi
Sebagian anak akan lebih tertarik pada bunyi pada sandal atau sepatu yang dipakainya dari pada berjalan.
Kerenanya gunakan sepatu atau sandal yang tidak berbunyi.
Baik juga apabila melatih anak untuk berjalan tanpa alas kaki. Ini akan membuat anak lebih kuat dalam berjalan. Namun ayah bunda harus patikan tempatnya aman bagi kaki si kecil..

6. Ajak anak bermain bersama teman sebaya
Dengan mengajak teman sebaya untuk bermain bersama akan memotivasi anak untuk lebih berani berjalan. Selain itu ayah bunda juga mendapatkan manfaat akrena si kecil akan berlatih berkomunikasi dan bersosialisasi. Ini sangat penting bagi perkembangan buah hati ayah bunda semua..

7. Latihan mendorong kursi
Ketika buah hati sudah bisa berdiri dan mulai untuk belajar berjalan, maka ayah bunda sudah bisa meningkatkan latihan atau stimulasi selanjutnya.

Ayah bunda bisa berikan kursi plastik yang bisa di dorong oleh buah hati untuk melatihnya berjalan. Namun ayah bunda harus ekstra menjaga dari sepan, agar buah hati tidak jatuh ya..
Pastikan tempat berlatih luasa dan bebas dari ahmabatan agar kursi judah di dorong.

8. Jangan pernah memaksa
Setiap kali ayah bunda hendak mengajari atau memberikan stimulasi, pastikan bah hati dalam kondisi senang, tidak ngantuk, tidak lapar. Ketika buah hati ayah bunda tampak sudah bosan, maka latihan harus dihentikan dan berganti pada kegiatan lain agar anak tetap bahagia.

9. Berikan penghargaan

Ketika buah hati anda sudah mau mengikuti instruksi untuk berlatih, pastikan ayah bunda memberikan pujian padanya. Buah hati anda walaupun belum mampu berkomunikasi dengan jelas, namun mampu memahami ungkapa pujian yang ayah bunda berikan. Pujian akan membantu buah hati lebih percaya diri untuk belajar berjalan.


EmoticonEmoticon