MENCEGAH INFEKSI SALURAN KENCING DENGAN CARA ALAMI

AIR SEBAGAI PENYEMBUH


Apakah sahabat advicena pernah mendengar atau mengalami infeksi saluran kencing? Bagaimana rasanya? Sangat tidak nyaman bukan?

Tahukah sahabat semua bahwa 25% wanita mengalami ISK ebih dari sekali?

Infeksi saluran kencing biasanya akan berulang pada seseorang. Ada orang yang sangat sering terkena infeksi saluran kencing. Mengapa demikian bagaimana cara alami dalam mencegahnya? Berikut ulasanya.

Infeksi saluran kencing adalah infeksi yang diakibatkan masuknya bakteri kedalam saluran kencing. Normalnya, pada saluran kencing steril tidak terdapat bakteri. Sebagian penduduk Indonesia menyebut ISK dengan anyang-anyangan/anyang-anyangen.

Ini berbeda dengan saluran cerna, karena pada saluran cerna memang normalnya terdapat bakteri yang berperan dalam membantu membusukkan sisa makanan sehigga mudah dikeluarkan melalui usus.

Infeksi saluran kencing paling banyak menyerang wanita. Tahukah kenapa sahabat advicena? Ini diakibatkan, karena saluran kencing (uretra) wanita lebih pendek dibandingkan pria, dengan demikian bakteri lebih cepat mencapai bagian atas saluran kencing.

Sebagai gambaran, seseorang yang terkena ISK akan merasakan nyeri dan rasa panas pada bagian bawah perut. Rasa nyeri dan panasa akan bertambah manakala saat kencing.

Parahnya, orang yang mengalami ISK akan sering muncul dorongan untuk kencing walaupun air seni yang keluar sangat sedikit. Ini akan semakin menyiksanya karena dengan demikian ia akan merasa nyeri yang berulang-ulang.

KONSUMSI AIR PUTIH YANG CUKUP

Pernahkah sahabat advicena mendengar bahwa air putih bisa mengurangi risiko terkena ISK? Jika sudah, berapa banyak minum air yang dianjurkan?

Menurut penelitian yang dipaparkan di IDWeek 2017, wanita yang sering terserang ISK dapat menurunkan resiko untuk terserang lagi dengan menjalani cara yang alami tanpa obat. Cara itu adalah dengan mengkonsumsi air putih sebanyak 6 gelas. Seberapakah ukuran gelasnya?

Karena ukuran gelas sangat beragam, maka 6 gelas disini jika dijumlahkan sekitar 1,5 liter. Lumayan banyak ya...

Namun 1,5 liter tersebut tidaklah dikonsumsi langsung habis, melainkan dapat diminum bertahap dalam 24 jam.

Penelitian yang dilakukan menunukkan wanita yang mengkonsumsi air putih satu setengah liter setiap harinya memiliki risiko terserang ISK lebih rendah bila dibandingkan dengan mereka yang minum air putih kurang dari 1,5 liter.

Wanita yang rajin minum air putih 1,5 liter setiap harinya juga terbukti mamapu menurunkan penggunaan antibiotik saat terkena ISK. Ini adalah hal yang sangat bagus bagi kesehatan sahabat advicena. Karena antibiotik, selain mahal, juga memiliki resiko resistensi atau kebal terhadap antibiotik, sehingga saat terkena penyakit kita akan lebih susah untuk diobati.

PERHATIKAN SAAT BUANG AIR

Hal lain yang sangat penting untuk mencegah ISK adalah dengan memperhatikan saat cebok selesai buang air. Cara cebok yang benar adalah gerakan dimulai dari bagian depan ke belakang. Mengapa?

Karena saat gerakan cebok dari belakang kedepan, akan membawa bakteri ke arah saluran kencing. Akibatnya sahabat advicena lebih mudah terserang ISK.

JAGA KEBERSIHAN KEMALUAN

Kebersihan area kemaluan merupakan hal yang sangat penting. Menjaga kebersihan disini termasuk menjaga agar area emaluan tidak begitu lembab. Cara menjaganya dengan jalan setelah cebok, keringkan kemaluan dengan tissue. Langkah berikutnya adalah, sering-sering ganti celana dalam.

Jangan sampai celana dalam yang basah dipakai dalam jangka waktu lama, karena selain kotor, juga menjadikan area kemaluan lembab. Akibatnya bakteri akan mudah berkembang, karena bakteri menyukai tempat yang lembab.

BUANG AIR SETELAH HUBUNGAN INTIM

Hal penting lainya yang dapat dilakukan untuk mencegah ISK adalah dengan segera kencing setelah selesai hubungan intim. Ini sangat penting, karena jika ada bakteri yang masuk saat hubungan badan, akan terdorong keluar saat kita kencing.

Air sebagai penyembuh

Betsy Foxman, PhD, seorang profesor epidemiologi di University of Michigan, mengatakan bahwa asupan cairan yang banyak berkaitan dengan jumlah produksi air kencing yang banyak.

Ada bukti bagus dari beberapa penelitian bahwa peningkatan output urine menurunkan risiko ISK, katanya.

Ini mengukuhkan pendapat bahawa air sebagai penyembuh. Air merupakan bagian terbesar dalam tubuh kita. Dengan memerbaiki asupan air, sama artinya dengan memperbaiki tubuh kita.

PEMBATASAN KONSUMSI AIR

Walaupun konsumsi air sangat baik bagi kesehatan, air disini dibatasi pada air putih, bukan setiap air minum. Beberapa jenis air seperti soda, tidak baik bagi kesehatan secara umum. Demikian pula air minum yang mengandung gula tinggi.

Konsumsi air putih juga perlu dibatasi pada beberapa orang yang memiliki masalah kesehatan serius. Sebagai contoh, oarng dengan  masalah jantung dan gagal ginjal harus menjalani pembatasan jumlah cairan yang masuk sesuai intruksi petugas kesehatan.

Kerusakan ginjal kebanyakan dimulai dari kurangnya konsumsi air putih dalam jangka waktu ama, akibatnya ginjal mengalami kerusakan permanen.

Nah sahabat advicena, saatnya kita perbaiki kesehatan kita da keluarga dengan sering-sering konsumsi air putih ya.

Ingat, mencegah lebih baik dari pada mengobati.

Baca Juga:

Jika dirasa artikel ini bermanfaat, jangan lupa share ya. Agar semakin banyak yang mengambil manfaat darinya. Salam sehat.






EmoticonEmoticon